216

Pertanian dan Perlindungan Tanaman

Solusi BASF untuk tanaman tomat

Tomat adalah salah satu komoditas sayuran dan buah dengan nilai ekonomis yang tinggi. Konsumsi rata-rata tomat per kapita per tahun bagi penduduk perkotaan cenderung lebih tinggi daripada penduduk pedesaan.

Walaupun kuantitasnya tidak terlalu besar, jumlah konsumsi rata-rata per tahun di daerah pedesaan menunjukkan adanya peningkatan, yaitu dari 0,90 kg per kapita di tahun1993 menjadi 1,26 kg di tahun 2002. Sementara itu,perubahan konsumsi di daerah perkotaaan terlihat tidak konsisten. Secara umum, tingkat konsumsi tomat menunjukkan peningkatan sejalan dengan peningkatan tingkat pengeluaran. Budidaya tomat dapat dilakukan dari ketinggian 0 – 1.250 meter dpl dan tumbuh optimal di dataran tinggi lebih dari 750 meter dpl dengan suhu siang hari 24oC dan malam hari antara 15oC – 25oC tergantung pada jenis/varietas yang dibudidayakan. Pada temperatur tinggi (diatas 32oC), warna buah tomat cenderung kuning, sedangkan pada temperatur yang tidak stabil, warna buah tidak merata.

Kendala hama utama pada budidaya tanaman tomat adalah serangan hama kutu kebul (Bernisia tabaci), Thrips (Thrips parvisipinus), ulat buah tomat (Helicoverpa armigera), dan lalat penggorok daun (Liriomyza huidobrensis). Selain itu, tanaman tomat juga dapat terserang penyakit bercak kering (Alternaria solani) dan busuk daun (Phytophtora infestans).

Dikarenakan tingginya nilai ekonomis budidaya tanaman tomat, BASF sangat memahami pentingnya pengendalian hama dan penyakit pada tanaman tomat.

Tomat Spray Schedule

Dengan insektisida Rampage® 100 EC, dan Fastac® 15 EC, fungisida Acrobat® 50 WP, Cabrio® 250 EC, Polycom® 70 WG, dan CabrioTop™ 60 WG, BASF memberikan solusi terpadu pengendalian hama dan penyakit tanaman tomat.